Share this content on Facebook!
10 Oct 2016
Siapa yang tak mengenal minuman berkhasiat satu ini. Ya, madu. Madu adalah salah satu cairan yang dapat menunjang kebugaran yang sangat baik diminum oleh ibu hamil. Sudah selazimnya seorang wanita yang tengah mengandung, harus terus , sebab kesehatan sang ibu juga dapat berpengaruh kepada kesehatan calon bayi atau janinnya.
Madu sangat banyak kandungan gizinya yaitu vitamin, asam amino, zat gula glukosa dan fruktosa, riboflavin, thiamin, asam pantotenat, niasin, asam askorbat, piridoksin, dan kandungan mineral seperti natrium, kalsium, kalium, magnesium, phosphor, zat besi, sulfut, dan mangan. Selain itu, madu juga dilengkapi dengan keunggulan lain seperti antibiotik yang ada pada tiap tetesnya. Itulah mengapa madu merupakan salah satu sumber stamina yang amat dianjurkan bagi wanita hamil. Ada juga madu penyubur pria lho.

Pemanfaatan Madu Sejak Mesir Kuno

Dalam tulisan bangsa Mesir kuno ( 1553-1550 SM) madu telah menjadi resep untuk mengobati berbagai jenis sakit antara lain mengobati luka, mengobati sakit perut, merangsang pengeluaran kemih dan sebagainya.
inilah 8 manfaat madu bagi kesehatan ibu dan janin yang dapat dirangkum:

1. Meringankan sakit mulas pada ibu hamil

Mulas merupakan salah gangguan kehamilan yang sering terjadi. Hormon yang dikeluarkan selama masa kehamilan membuat sphincter antara kerongkongan dan lambung menjadi lebih lembek. Jika kondisi seperti ini terjadi maka asam lambung kembali lagi ke kerongkongan yang bisa menyebabkan ada rasa seperti terbakar. Keadaan seperti ini bisa terjadi hinga bulan-bulan akhir kehamilan.

Penyebabnya karena janin mendorong organ-organ ke atas. Sehingga menyebabkan rasa mulas pada ibu. Sakit mulas tersebut bisa dikurangi dengan cara mengkonsumsi susu dan madu. Percampuran susu dan madu bisa mentralisir kelebihan asam lambung. Meminum segelas susu setiap malam sebelum tidur dengan madu hamil, dapat mengatasinya.

2. Membantu Menjaga Sistim Kekebalan Ibu Hamil

Selama masa kehamilan penyakit pilek bisa saja menjangkit, sebab pada wanita hamil lebih rentan sistem kekebalan tubuhnya. Saat terserang penyakit pilek, maka ibu hamil akan mengalami hal yang mana selaput lender terjadi pembesaran yang menyebabkan susah untuk bernafas. Ibu hamil perlu menambah asupan makanan atau minuman yang banyak mengandung serat seperti sayuran untuk ibu hamil. Wanita hamil bisa membuat teh ditambah madu untuk meringankan sakit tenggorokan yang tidak nyaman.

3. Mengatasi Morning Sickness

Morning Sickness (Emesis Gravidarum) dialami oleh sebanyak 70 persen dari seluruh ibu hamil. Muntah dan mual yang terjadi pada trimester awal masa hamil bisa menjadi gangguan juga. Dalam kasus yang berat morning sickness bisa menurunkan berat badan, malnutrisi atau komplikasi kesehatan yang serius, sehingga dapat memengaruhi pertumbuhan janin.

Dalam metode pengobatan tradisional, untuk wanita hamil yang mengalami muntah dan mual menggunakan kerupuk dan soda, namun ini hanya mengurangi rasa sakit sementara. Untuk itu sebagai obatnya ibu hamil dapat menyeduh Jahe hangat dengan madu.

4. Meningkatkan Hemoglobin (Sel Darah Merah) pada Ibu Hamil

Madu mengandung Fe atau zat besi yang bermanfaat untuk ibu hamil, yang memiliki kemampuan untuk menambah kuantitas eritrosit pada wanita hamil Ibu hamil sering kali mengalami anemia, dengan bertambahnya sel darah merah maka akan menaikkan kadar hemoglobin.

5. Mengurangi sulit tidur pada wanita hamil.

Salah satu jenis madu yang bermanfaat untuk mengurangi insomnia. Selain bisa menguatkan daya tahan tubuh juga bisa menyebabkan ibu hamil mudah untuk tidur.

6. Menguatkan Rahim 

Madu dari pohon bisa mengobati mual yang biasa terjadi pada ibu hamil. Disamping itu, madu yang berasal dari pohon apel dapat memperkuat kandungan wanita hamil. Madu dari pohon juga bisa memperlancar sirkulasi darah sehingga bisa membantu dalam mempersiapkan persalinan.

7. Membantu Meringankan Maag Selama Masa Kehamilan

Untuk membantu meringankan maag saat hamil, ambil kunyit segar sebesar 2 kali ibu jari dan temu putih sebesar ibu jari. Kemudian temu putih dan kunyit direbus dalam 500 cc air hingga airnya tinggal setengah. ambil rebusan airnya kemudian disaring setelah hangat-hangat kuku masukkan madu secara perlahan. Namun harus tahu terlebih dahulu perbedaan maag atau mual hamil, sebelum memutuskan untuk melakukan terapi ini.

8. Aman Bagi Ibu Hamil

Tidak perlu khawatir untuk mengkonsumsi madu bagi wanita hamil. Dalam sebuah jurnal Canadian Family Physician menerangkan bahwa sistem pencernaan orang dewasa terdapat bakteri yang dapat membentengi dari penyakit yang menyebabkan kekakuan pada otot setelah melahirkan serta bisa menyebabkan kematian. Akan tetapi racun dari penyakit botulisme sendiri tidak akan sampai kepada plasenta.


Comments

There isn't any comment in this page yet!

Do you want to be the first commenter?


New Comment

Full Name:
E-Mail Address:
Your website (if exists):
Your Comment:
Security code: